Deskripsi Diri

 

            Nama lengkap saya  Muhammad Abimanyu Candrasmurti. Lahir pada tanggal 11 November 1998 di Jakarta. Saya 4 bersaudara dan anak ke dua, memiliki 2 adik dan 1 kakak. Ayah saya telah meninggal pada tahun 2013 ketika saya masih berada di kelas 1 SMA. Saya lahir dan tumbuh di keluarga yang bisa menerima keadaan dari saat kami berada di posisi teratas hingga kami pernah merasakan posisi terendah. Sehingga saya harus belajar dewasa sebelum waktunya dan harus bisa bersyukur atas apapun yang pernah saya rasakan karena semua hal tersebut memberikan pelajaran hidup yang sebenarnya kepada saya.

            Ketika saya masih TK keluarga saya merupakan keluarga yang sangat berkecukupan. Semua hal yang saya inginkan akan saya dapatkan. Hal tersebut membuat saya menjadi orang yang angkuh dansombong. Bila saya tidak diberikan hal yang saya mau saya akan marah. Namun saya memang bukan orang yang meminta banyak hal saya hanya meminta hal hal kecil seperti makanan dan mainan saja. Saya merupakan anak yang sangat manja dan lucu sehingga keluarga besar saya dulu selalu minta saya nginep di rumahnya masing masing. Pada data tk saya sudah memiliki ketertarikan dengan olahraga basket. Pada saat saya TK saya adalah satu satunya orang yang memiliki cita cita sebagai pilot diantara teman teman saya. Saya ingin menjadi pilot karena saya sangat senang melihat pesawat terbang. Keluarga saya saat itu memiliki asisten rumah tangga yang banyak sehingga satu orang memiliki satu asisten rumah tangga, hal tersebut membuat saya bersikap malas dan bossy.

            Pada saat awal saya memasuki sd saya tidak bisa membaca dan menulis hingga pada saat awal kelas 3SD sehingga saya selalu merasa minder dan malu. Dan pada saat itulah keuangan keluarga saya mulai memburuk dan ayah saya mulai sakit, karena hal tersebut saya mulai belajar menghilangkan sifat saya yang sombong dan angkuh karena saya tidak memiliki apapun yg bisa saya sombongkan. Pada titik ini saya sudah mulai belajar dewasa dan mulai mau mengerti kondisi orang tua saya dan tidak pernah meminta untuk dibelikan sesuatu. Saat saya SD kelas 3 saya mulai hobi membaca dan belajar. Saya mulai memiliki sifat yang cerdik dan juga terkadang licik. Saya merubah cita cita saya pada saat akhir SD dikarenakan saya harus menggunakan kacamata. Sulit untuk menjadi pilot jika memiliki mata minus kata orang tua saya. Dan saya memulai mencari cita-cita lain sehingga saya berpikir mungkin saya akan jadi dokter saja. Pada saat kelas 6 sd saya semakin minder dan malu karena saya harus menggunakan kacamata sedangkan teman teman saya tidak ada yang pake kacamta.

            Pada saat SMP saya kondisi keluarga saya makin parah. Ekonomi keluarga berantakan, kondisi ayah saya memburuk, sering terjadi pertengkaran antara ayah dan ibu saya. Hal tersebut membuat saya semakin malu dan minder jika bergaul dengan orang lain, sehingga saya menjadi orang yg introvert dan sulit sekali untuk bersosialisasi. Namun, karena saya jarang berinteraksi dengan orang lain dan lebih focus pada pelajaran saya semakin pintar disini. Sebuah anugrah dibalik musibah, dan karena semua nilai saya bagus teman teman saya mulai mengajak saya berkenalan dan lain lain, disini lah saya mulai merasa diterima dalam lingkungan sekolah. Tapi saya tetap belum bisa beradaptasi setiap tiap tahun ketika kelasnya diacak dan memisahkan saya dan teman teman dari kelas yang lama. Disini saya mulai berfikir bahwa saya harus bisa merubah sifat pemalu dan introvert saya. Cita cita saya pada saat smp tetap sama yaitu menjadi dokter.

            Pada masa SMA disinilah hal besar terjadi pada saya. Saya berhasil masuk ke sekolah favorit di Jakarta, lalu saya berfikir ”ah banyak orang yang saya tidak kenal saya akan merubah sifat sifat saya yang buruk dan introvert saya pada saat SMP”. Hal tersebut berhasil saya menjadi orang yang mudah bergaul, nilai saya sangat bagus, dan saya mulai focus pada olahraga untuk membanggakan orang tua saya saya ingin membuktikan bahwa saya tidak hanya pintar tapi saya juga bisa bermain basket.lalu pada awal kelas 2 SMA ayah saya meninggal, ekonomi keluarga memburuk menjadi sangat sangat buruk. Saya sering tidak masuk karena tidak punya ongkos saya mulai merasa malu untuk bergaul lagi. Tapi saya mulai bisa menerima keadaan dan seiring berjalannya waktu saya kembali seperti biasa dan sudah bisa menerima kondisi ekonomi keluarga saya. Dan saya masih becita-cita menjadi dokter namun saya tidak mau membebankan biaya Pendidikan saya pada orang tua saya sehingga saya mengurungkan cita cita saya untuk kuliah di jurusan kedokteran.

            Setelah lulus SMA saya mencari cari beasiswa untuk melanjutkan kuliah agar tidak harus membebani orang tua saya lagi. Disini saya sudah menerima semua kekurangan pada diri saya dan saya mencari cari bakat saya yang lain. Saya mendapatkan beasiswa di sebuah kampus swasta di Bekasi namun hanya sampai semester 3 karena saya adalah mahasiswa yang sangat menentang kecurangan kecurangan yang dilakukan kampus saya yang lama sehingga mereka menghilangkan semua nilai ujian saya dan saya yan bersifat keras kepala menantang para petinggi petinggi kampus untuk mengembalikan semua hak hak yang seharusnya saya dapatkan dan berujung pada pihak kampus menarik beasiswa saya tanpa alas an yang jelas. Karena saya bersifat ingin tau dan mandiri saya melakukan banyak pekerjaan setelah keluar dari kampus tersebut mulai dari ojek online, panitia acara, designer, hingga translator. Setidaknya saya tidak menambah beban orang tua saya. Lalu orang tua saya menyuruh saya untuk kuliah kembali di BSI. Disini saya memiliki cita cita menjadi pengusaha dan saya berpikir ketika saya usaha saya butuh modal dan saya butuh bekerja maka saya mengambil jurusan manajemen agar nantinya semoga saya bisa menjadi seorang manajer dan pengusaha.

            Di saat saya kuliah di BSI saya mungkin salah satu orang yang bisa bergaul dengan siapa saja, karena saya sudah bisa menerima kekurangan diri saya jadi saya lebih percaya diri dibandingkan sebelumnya. Saya juga merasa saya mungkin menjadi orang yang lebih tua disbanding teman teman saya sehingga saya mmemilih untuk bersifat seperti mengayomi teman teman saya dan selalu terbuka pada siapa saja.


Tulisan Ini Merupakan Tugas Mata Kuliah Character Building.
Dosen pengampu : Elpa Hermawan, S.I.Kom, MM
Nama : Muhammad Abimanyu C
Nim : 64190949
Kelas : 64.2E.01
Jurusan : Manajemen
UNIVERSITAS BINA SARANA INFORMATIKA

Comments